To Saudi Arabia

Foto oleh Afif Ramdhasuma di Unsplash

practical23 Juni 20265 menit baca

Panduan Kode Berpakaian Arab Saudi untuk Wisatawan 2026

Merencanakan perjalanan ke Arab Saudi pada tahun 2026? Memahami aturan berpakaian setempat akan membantu Anda bepergian dengan penuh rasa hormat dan percaya diri di destinasi yang menakjubkan ini.

Bagikan via
WhatsAppTelegramX

Panduan Kode Berpakaian Arab Saudi untuk Wisatawan

Arab Saudi telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata paling menarik di Timur Tengah, menyambut jutaan pengunjung internasional sejak membuka pintunya untuk pariwisata pada tahun 2019. Pada tahun 2026, kerajaan ini telah menyempurnakan pendekatannya terhadap pariwisata secara signifikan, menciptakan lingkungan yang lebih santai namun tetap menghormati budaya bagi para wisatawan dari seluruh dunia. Memahami kode berpakaian tetap menjadi bagian penting dalam merencanakan petualangan Anda di Arab Saudi, membantu Anda menunjukkan rasa hormat terhadap adat setempat sekaligus menikmati semua yang ditawarkan destinasi luar biasa ini.

Memahami Konteks Budaya

Arab Saudi adalah negara Islam di mana agama memainkan peran sentral dalam kehidupan sehari-hari, budaya, dan norma sosial. Meskipun pemerintah telah memperkenalkan reformasi besar-besaran di bawah Visi 2030, termasuk pendekatan yang lebih santai terhadap peraturan berpakaian bagi wisatawan, memahami latar belakang budaya membantu para wisatawan membuat pilihan yang penuh rasa hormat. Penduduk setempat tetap memiliki keterikatan yang kuat dengan nilai-nilai dan tradisi Islam, dan berpakaian dengan pantas menunjukkan penghargaan Anda terhadap cara hidup mereka. Sebagai pengunjung pada tahun 2026, Anda adalah tamu di rumah orang lain, dan berpakaian dengan bijaksana sangat membantu dalam menciptakan hubungan yang bermakna dengan masyarakat lokal.

Yang Perlu Diketahui Wisatawan Perempuan

Salah satu perubahan paling signifikan yang dilakukan Arab Saudi adalah menghapus kewajiban bagi perempuan asing untuk mengenakan abaya, jubah hitam panjang yang secara tradisional dikenakan di tempat umum. Wisatawan perempuan pada tahun 2026 tidak lagi diwajibkan secara hukum untuk menutupi diri mereka dengan abaya, menandai perubahan dramatis dari kebijakan negara sebelumnya. Namun, berpakaian sopan tetap sangat dianjurkan dan dihargai secara budaya di seluruh kerajaan.

Bagi wisatawan perempuan, panduan umumnya adalah mengenakan pakaian longgar yang menutupi bahu, lengan, dan kaki. Rok panjang, celana palazzo, gaun maxi, dan kemeja linen ringan sangat cocok dikenakan dalam iklim Arab Saudi sekaligus menghormati kepekaan setempat. Hindari pakaian ketat, leher rendah, dan apa pun yang memperlihatkan perut atau paha bagian atas Anda. Meskipun Anda dapat memperlihatkan rambut di sebagian besar ruang publik, selalu bijaksana untuk membawa syal ringan di tas Anda, karena Anda perlu menutup kepala saat mengunjungi masjid dan beberapa area tradisional.

Pakaian renang sangat diterima di kolam renang hotel, resor pantai pribadi, dan pantai wisata yang ditunjuk seperti di sepanjang pantai Laut Merah dekat NEOM atau tepi pantai Jeddah. Namun, mengenakan pakaian renang di luar area khusus ini akan dianggap tidak pantas dan tidak sopan.

Panduan untuk Wisatawan Pria

Wisatawan pria umumnya menghadapi lebih sedikit pembatasan, tetapi berpakaian sopan tetap berlaku di seluruh Arab Saudi. Celana pendek dapat diterima di area wisata, pusat perbelanjaan, dan destinasi resor, tetapi celana panjang atau chino lebih sesuai ketika mengunjungi tempat-tempat keagamaan, gedung pemerintah, atau lingkungan tradisional. Kemeja tanpa lengan dan kaus tanpa lengan sebaiknya dihindari di ruang publik di luar lingkungan pantai dan resor. Pakaian kasual rapi cocok untuk sebagian besar situasi, dan para pria harus memastikan pakaian mereka bersih dan rapi, karena warga Saudi sangat bangga dengan penampilan pribadi mereka.

Mengunjungi Tempat Keagamaan dan Masjid

Tempat-tempat keagamaan memiliki persyaratan berpakaian paling ketat bagi semua pengunjung pada tahun 2026. Saat mengunjungi masjid, wisatawan pria maupun perempuan harus berpakaian konservatif. Perempuan diwajibkan untuk menutup rambut, lengan, dan kaki sepenuhnya, dan mengenakan abaya atau penutup panjang yang setara adalah hal yang diharapkan. Pria harus mengenakan celana panjang dan memastikan bahu mereka tertutup. Banyak masjid menyediakan abaya dan kerudung di pintu masuk bagi pengunjung yang datang tanpa pakaian yang sesuai, termasuk Al-Masjid al-Nabawi yang terkenal di Madinah dan area sekitar Masjidil Haram yang dapat diakses oleh non-Muslim di area yang ditentukan. Lepaskan sepatu Anda sebelum memasuki masjid mana pun dan bawa tas kecil untuk menyimpannya jika fasilitas yang tersedia terbatas.

Perbedaan Regional di Seluruh Kerajaan

Arab Saudi bukanlah destinasi yang seragam, dan ekspektasi berpakaian dapat bervariasi antar wilayah. Riyadh, ibu kota, cenderung lebih konservatif dibandingkan kota-kota pesisir seperti Jeddah, yang memiliki suasana lebih kosmopolitan dan tradisi perdagangan internasional yang panjang. Proyek Laut Merah dan pengembangan Sindalah Island milik NEOM pada tahun 2026 telah menciptakan zona wisata khusus di mana kode berpakaian selaras dengan standar resor internasional. Al-Ula, destinasi arkeologi yang memukau di barat laut Arab Saudi, berada di antara keduanya, menyambut wisatawan dengan ekspektasi yang sopan namun tidak terlalu ketat. Menyesuaikan pilihan pakaian Anda dengan setiap wilayah yang Anda kunjungi menunjukkan kecerdasan budaya dan rasa hormat yang tulus.

Tips Praktis Mengemas Barang untuk Kunjungan Anda

Mengemas barang untuk Arab Saudi memerlukan perencanaan yang matang. Pilih bahan alami seperti katun dan linen yang dapat bernapas dengan baik di tengah panas gurun yang terik sekaligus memberikan penutupan yang sesuai. Kemas berbagai lapisan pakaian ringan yang dapat Anda tambahkan atau lepaskan tergantung pada suhu pendingin udara dalam ruangan dan suhu luar ruangan. Sertakan setidaknya satu pakaian formal untuk restoran yang lebih mewah dan acara budaya. Perempuan sebaiknya mengemas dua atau tiga kerudung dalam berbagai warna untuk dipadukan dengan pakaian saat kunjungan ke masjid direncanakan. Sepatu tertutup yang nyaman sangat cocok untuk

Artikel Terkait